Mau Ke Jogja? Cicipi Kuliner Enak Ini

Ada rencana liburan ke Jogjakarta? Ada baiknya membaca artikel dibawah ini agar liburan anda semakin menyenangkan dengan kuliner yang terkenal di Jogja.

Kuliner Enak di Yogyakarta

1. Sate klathak pak pong

sate klatak pak pong

Anda penggemar sate kambing? Jika anda ke Yogyakarta, jangan lewatkan untuk menikmati sate klathak. Kuliner ini wajib dicoba, tidak hanya nikmat tapi juga unik. Letaknya rada jauh dari kota Jogja yaitu Jalan Stadion Sultan Agung atau Jl. Imogori Timur Km 7, Wonokromo, Bantul.

Berbeda dengan sate pada umumnya. Sate klathak tidak menggunakan tusuk dari lidi atau batang bambu melainkan dari jeruji besi sepeda. Ide kreatif ini berasal dari pak pong yang merupakan pemilik kedai. Bukan tanpa alasan, jeruji besi berfungsi sebagai penghantar panas yang baik yang dapat membuat daging matang merata.
Yang membuat special sate klathak disajikan dengan kuah gule. Uniknya, satu porsi hanya dua tusuk namun sudah cukup membuat mantap perut.

2. Siomay kang cepot

siomay kang cepot

Kuliner yang satu ini menjadi salah satu favorit anak-anak muda di Jogja. Selain enak, makanan ini juga merakyat.
Keunikan dari siomay ini tidak hanya berbahan dasar ikan, udang ataupun cumi, tetapi juga berbahan dasar ayam dan sapi. Hal ini juga membuat peluang bagi orang-orang yang tidak menyukai rasa hewan air untuk bisa mencoba siomay.
Anda tertarik untuk mencobanya? Silahkan datang ke Jl. Kaliurang Km 8 (sekitar 300 meter utara PLN)

3. Gudeg Yu Djum

gudeg yu djum

Gudeg Yu Djum berdiri sejak tahun 1950. Disajikan dengan krecek pedas, ayam dan telor bumbu gudeg, termasuk tahu dan tempe bacem. Dimasak dengan cara tradisional dan dengan bumbu pilihan yang menjadikan Gudeg Yu Djum memiliki rasa gurih dan manis yang pas.

Gudeg Yu Djum pada mulanya hanya menjual gudeg di trotoar di jalan wijilan (timur alun-alun utara Jogja), namun karena kelezatan resep Gudeg Yu Djum, saat ini telah menjadi restoran besar dan memiliki banyak cabang di Jogja.
Gudeg Yu Djum sangat terkenal hingga sering disebut dalam beberapa novel yang diangkat dari kisah nyata. Jika anda ingin merasakan makanan khas Jogja silahkan mampir di Gudeg Yu Djum atau bisa delivery order via telfon.

4. Kalimilk Yogyakarta

kalimilk jakal

Mau minum susu? Susu murni dengan berbagai varian rasa mulai dari strawberry, coklat sampai cookies (oreo), green tea, caramel dan sebagainya bisa anda nikmati di Kalimilk, yaitu café dengan menu utama susu sapi.
Porsi yang ditawarkan adalah medium dan gajah. Selain menu susu disajikan juga menu makanan-makanan ringan seperti sandwich, sosis, french fries dll.

“Neneners” adalah sebutan khusus bagi konsumen kalimilk. Hal ini berasal dari kebiasaan minum (nenen) air susu dari ibu. Tertarik menjadi “Neneners”?

5. Klinik kopi

klinik kopi

Sudah nonton sekuel kedua dari film Ada Apa Dengan Cinta? Yah, salah satu lokasi syutingnya adalah di Klinik Kopi yang berkonsep eco friendly dengan dihiasi taman disekelilingnya. Letaknya di Gang Madukoro, Jalan Kaliurang Km 7,5 Sleman, Yogyakarta.

Disini kamu tidak hanya minum kopi semata, lebih dari itu diperbolehkan melihat langsung proses penyajian kopi.
Mengapa dinamakan Klinik kopi? Karena Khusyu Firmansyah atau akrab dipanggil pepeng selaku pemilik kedai menggunakan konsep seperti klinik. Tidak seperti barista, pepeng lebih tepat sebagai story teller tentang kopi. Orang datang ditanya mau kopi apa? Diajak cerita ini kopi darimana, roasting-nya bagaimana, efek ke tubuhnya seperti apa. Bukan orang yang datang, pesan dua gelas, selesai lalu pergi. Inilah sensasi berbeda dari Klinik Kopi.
Ingin bawa pulang ilmu serta informasi lebih tentang kopi? Silahkan berkunjung ke Klinik Kopi di Jogja, buka pukul 4 sore sampai 10 malam.

6. Mie gobyos mas Anom

mie gobyos mas anom

Bagi anda pecinta makanan pedas disarankan mencoba menu mie Gobyos. Rasanya lezat dengan beberapa lauk pendamping seperti pangsit goring mungil, sosis dan selada. Jika anda tidak makan pedas maka bisa pesan dengan level 0 (tanpa cabe). Level Mie Gobyos terdiri dari level 0 yang tanpa cabe hingga level 5 yang menggunakan 60 cabe. Wow, kebayang kan pedesnya…

7. Nanamia Pizzeria

nanamia pizzeria

“Pizza” siapa sich yang ga kenal masakan khas italia ini? makanan ini sekarang menjadi kegemaran beberapa masyarakat Indonesia. Mulai dari anak kecil, remaja sampai yang tua. Untuk itulah Nanamia Pizzeria hadir dengan konsep “Traditional Pizza For Modern People”.

Asal nama Nanamia Pizzeria dikarenakan nama si pemilik Mbak Nana dan Mia adalah icon delivery, sehingga digabungkan menjadi Nanamia Pizzeria. Berbagai menu khas italia tersedia disini, mulai dari makanan pembuka (Appetizer), aneka salad (Insalata), Zuppa sampai Panini. Semua makanan menggugah selera.

Bagi yang menyukai suasana romantis sangat cocok datang kesini, dikarenakan Nanamia dihiasi dengan dekorasi lampu yang dibuat kekuningan, ditambah dengan alunan music mediteranian, dan bila senja tiba ditemani dengan lilin-lilin disetiap meja membuat suasana semakin terasa romantis.

, , , , , , , ,

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *